Kalau kamu sedang mencari saham sektor kesehatan yang stabil, punya rekam jejak bagus, dan sering kasih dividen, maka kamu harus kenalan sama yang satu ini: Saham MIKA. Saham ini milik PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk, sebuah perusahaan rumah sakit swasta ternama di Indonesia. Nah, di artikel ini, kita bakal bahas tuntas tentang Saham MIKA, mulai dari profil perusahaannya, aktivitas di pasar modal, hingga performa keuangannya. Yuk, simak sampai habis!
Sekilas Tentang Saham MIKA
PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk atau yang lebih dikenal dengan MIKA, merupakan operator jaringan rumah sakit swasta yang sudah berdiri sejak tahun 1989. Perusahaan ini punya kantor pusat di Bekasi Timur dan saat ini mengelola sekitar 17 rumah sakit serta klinik yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan kota-kota besar di Pulau Jawa. Dengan layanan medis yang lengkap dan fasilitas modern, mereka hadir sebagai salah satu yang terbaik di bidang kesehatan.

| Informasi Saham PT Mitra Keluarga Tbk (MIKA) | |
|---|---|
| Harga Saham Saat Ini | Rp2.520,00 |
| Perubahan 1 Bulan | +19,43% (Rp +410,00) |
| Penutupan Sebelumnya | Rp2.500,00 |
| Rentang Hari | Rp2.500,00 – Rp2.540,00 |
| Rentang Tahun | Rp2.070,00 – Rp3.310,00 |
| Kapitalisasi Pasar | Rp35,05 Triliun |
| Volume Rata-rata | 14,15 juta |
| Rasio P/E | 30,57 |
| Hasil Dividen | 1,35% |
Beberapa layanan unggulan dari Mitra Keluarga meliputi pengobatan batu saluran kemih (ESWL), densitometri tulang, laparoskopi, artroskopi, hingga mamografi. Selain itu, mereka juga nggak mau ketinggalan tren digital dengan menghadirkan aplikasi AlteaCare, sebuah platform layanan telemedis yang bisa kamu pakai buat konsultasi langsung dengan dokter secara online.
Aktivitas Pasar Saham MIKA
Pada tanggal 6 Mei 2025, Saham MIKA tercatat naik tipis sebesar 0,40% menjadi IDR 2.510. Harga pembukaannya adalah IDR 2.500, dengan penawaran tertinggi mencapai IDR 2.540. Volume perdagangan mencapai 65.302 saham, dengan nilai transaksi sebesar IDR 16,5 miliar. Frekuensinya juga cukup aktif yaitu sebanyak 805 kali transaksi.

| Pergerakan Saham MIKA (3 Bulan Terakhir) | |
|---|---|
| Periode | Februari – April 2025 |
| Harga Tertinggi | ± Rp2.600 (awal November dan April) |
| Harga Terendah | ± Rp2.100 (awal Maret 2025) |
| Volume Tertinggi | ± 20 juta lembar (Maret 2025) |
| Tren Umum | Menurun dari November hingga Maret, kemudian rebound stabil di April |
| Kesimpulan | Saham MIKA menunjukkan sinyal pemulihan setelah tekanan panjang |
Dengan kapitalisasi pasar mencapai IDR 34,9 triliun, MIKA menempati peringkat ke-2 dalam industri rumah sakit dan ke-59 dari seluruh emiten di Bursa Efek Indonesia. Data ini menunjukkan kalau saham ini termasuk yang diminati oleh para investor dan punya nilai yang cukup besar di mata pasar.
Peran Investor Asing
Investor asing tampaknya juga mulai melirik Saham MIKA. Hal ini terlihat dari aktivitas pembelian oleh institusi luar negeri dalam beberapa bulan terakhir. Meski proporsi kepemilikannya belum mendominasi, keberadaan investor asing memberikan sinyal bahwa saham ini punya daya tarik yang kuat di pasar internasional.

| Aktivitas Investor Asing – Saham MIKA (April–Mei 2025) | ||
|---|---|---|
| Tanggal | Volume Saham | Aktivitas |
| April 21 | -6.500.000 | Jual besar asing |
| April 22 | -1.000.000 | Jual asing |
| April 23 | +500.000 | Beli asing |
| April 24 | +1.000.000 | Beli asing |
| April 25 | +1.500.000 | Beli asing |
| April 28 | -2.000.000 | Jual asing |
| April 29 | +7.000.000 | Beli besar asing |
| April 30 | +5.000.000 | Beli asing |
| Mei 2 | +500.000 | Beli asing kecil |
| Mei 5 | -1.500.000 | Jual asing |
Biasanya, masuknya investor asing jadi salah satu indikator positif, karena mereka punya pertimbangan matang dalam memilih saham. Dan kalau mereka melirik MIKA, artinya ada potensi pertumbuhan dan stabilitas yang menjanjikan di masa depan.
Sejarah IPO Saham MIKA
MIKA resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 24 Maret 2015. Saat itu, jumlah saham yang ditawarkan ke publik adalah sebanyak 261.913.000 lembar, dari total 1.455.073.600 saham terdaftar. Persentase saham yang dilepas ke publik sekitar 18%.
| Informasi IPO Saham | |
|---|---|
| IPO Date | 30 November 2010 |
| Saham Penawaran | 432.353.000 |
| Saham Pendiri | 2.450.000.000 |
| Total Saham Terdaftar | 2.882.353.000 |
| Persentase | 15,00% |
| Harga Penawaran | Rp275 |
| Dana Terkumpul | Rp118.897.075.000 |
| Biro Administrasi Efek | PT. Adimitra Transferindo |
| Penjamin Emisi Utama | PT. Indo Premier Securities |
| Papan Pencatatan | Development |
Harga penawaran perdana saat IPO adalah sebesar IDR 17.000 per saham. Dari penawaran ini, perusahaan berhasil mengumpulkan dana sebesar IDR 4,45 triliun. Penjamin emisi utama dalam proses IPO ini adalah PT Kresna Graha Sekurindo Tbk dan administrasi efeknya dikelola oleh PT Adimitra Jasa Korpora. Saham ini tercatat di papan pengembangan.
Dividen yang Konsisten
Salah satu daya tarik utama Saham MIKA adalah konsistensinya dalam membagikan dividen. Dalam tiga tahun terakhir, perusahaan ini selalu memberikan dividen final kepada para pemegang saham. Tahun 2023, dividen per lembar saham adalah sebesar IDR 34, dan dibayarkan pada tanggal 5 Juli 2024.
| Tahun Buku | Dividend per Lembar | Tanggal Pembayaran | Jenis |
|---|---|---|---|
| 2023 | Rp4,65 | 13 Jun 2024 | Final |
| 2022 | Rp4,16 | 21 Jun 2023 | Final |
| 2021 | Rp28,65 | 24 Jun 2022 | Final |
Sebelumnya, pada tahun 2022 dan 2021, masing-masing dividen yang dibagikan adalah IDR 37 dan IDR 36 per lembar saham. Meskipun nilainya tidak terlalu besar, namun konsistensi pembagian dividen menunjukkan bahwa perusahaan memiliki arus kas yang sehat dan kinerja keuangan yang stabil.
Struktur Pemegang Saham
Struktur pemegang saham MIKA cukup menarik. Mayoritas saham dikuasai oleh PT Griyainsani Cakrasadaya sebanyak 63,74%. Sementara itu, publik dengan kepemilikan masing-masing di bawah 5% memegang sekitar 34,94% saham.
Pemegang Saham
Pembaharuan Terakhir: 30 Sep 2024
| Nama Pemegang Saham | Jumlah Saham | Modal Disetor | Persentase |
|---|---|---|---|
| PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk | 25.775.473.000 | Rp257.754.730.000 | 77,09% |
| Public (each below 5%) | 7.435.361.800 | Rp74.353.618.000 | 22,24% |
| Rullyanto | 142.100.000 | Rp1.421.000.000 | 0,42% |
| Maria Theresia Velina Yulianti | 75.400.000 | Rp754.000.000 | 0,23% |
| Endang Mawarti | 6.960.000 | Rp69.600.000 | 0,02% |
Ada juga pemegang saham individu seperti Rustiyan Oen yang memiliki 1,31% dan Josef Darmawan Angkasa sebesar 0,01%. Sementara saham treasury (saham yang dibeli kembali oleh perusahaan) hanya 0,00%, artinya perusahaan ini masih aktif dalam menjaga likuiditas pasar sahamnya.
Kinerja Keuangan Saham MIKA
Kalau kamu tertarik berinvestasi jangka panjang, kinerja keuangan tentu jadi bahan pertimbangan penting. Pada kuartal pertama 2025, MIKA mencatat penghasilan sebesar IDR 1,27 triliun dengan laba bersih sebesar IDR 310,9 miliar. Ini menunjukkan pertumbuhan dari kuartal sebelumnya di Q4 2024, yang mencatat penghasilan IDR 1,25 triliun dan laba bersih IDR 273,4 miliar.
| Periode | Penghasilan | Keuntungan Bersih |
|---|---|---|
| Q4 – 2024 | 5.201.683 M | 79.563 M |
| Q3 – 2024 | 4.902.125 M | 142.143 M |
| Q2 – 2024 | 4.990.749 M | 166.136 M |
| Q1 – 2024 | 4.793.534 M | 158.565 M |
| Q4 – 2023 | 4.427.109 M | 126.145 M |
| Q3 – 2023 | 4.276.015 M | 131.256 M |
Tren positif ini juga terlihat sepanjang tahun 2024. Mulai dari Q1 hingga Q4, pendapatan selalu di atas IDR 1,1 triliun dan laba bersihnya konsisten tinggi. Hal ini menandakan bahwa perusahaan mampu menjaga operasional dengan baik dan menghasilkan profit secara stabil.
Penutup
Nah, itu dia ulasan lengkap mengenai Saham MIKA. Mulai dari profil perusahaan, aktivitas pasar, hingga laporan keuangan dan struktur pemegang sahamnya. Bisa disimpulkan kalau MIKA adalah saham sektor kesehatan yang menarik, stabil, dan cocok buat kamu yang cari investasi jangka panjang dengan potensi dividen yang rutin. Kalau kamu masih ragu, coba pelajari lagi data keuangannya dan perhatikan pergerakan harga sahamnya dari waktu ke waktu.
Ingat, berinvestasi itu butuh riset dan kesabaran. Tapi dengan informasi lengkap seperti ini, kamu jadi punya bekal kuat untuk menentukan apakah Saham MIKA layak masuk ke dalam portofolio kamu!