Kamu lagi cari saham teknologi yang mungkin punya masa depan cerah? Saham MENN bisa jadi pilihan menarik buat kamu yang ingin berinvestasi di perusahaan berbasis teknologi Internet of Things (IoT). Meski tergolong pemain baru, MENN sudah menunjukkan langkah-langkah besar dalam dunia fleet management dan solusi digital lainnya. Nah, dalam artikel ini kita bakal bedah lebih jauh tentang siapa sih MENN itu, gimana pergerakan sahamnya, hingga potensi yang bisa kamu pertimbangkan. Yuk, kita mulai!
Sekilas Tentang Saham MENN
Saham MENN mewakili kepemilikan di PT Menn Teknologi Indonesia Tbk, sebuah perusahaan yang berdiri sejak tahun 2014. Perusahaan ini dikenal dengan spesialisasinya dalam solusi manajemen armada atau fleet management. Jadi, mereka menawarkan teknologi yang memungkinkan pelacakan kendaraan secara real-time dan juga pemantauan perilaku pengemudi. Tujuannya jelas, untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional armada pelanggan mereka.

| Harga Saat Ini | Rp 44,00 |
|---|---|
| Perubahan 1 Bulan | -8,33% (Rp -4,00) |
| Tutup Sebelumnya | Rp 43,00 |
| Rentang Hari Ini | Rp 42,00 – Rp 44,00 |
| Rentang Tahun | Rp 7,00 – Rp 66,00 |
| Kapitalisasi Pasar | Rp 63,10 Miliar |
| Volume Rata-rata | 65,91 juta |
| Rasio P/E | 152,45 |
| Hasil Dividen | – |
| Tanggal & Waktu | 9 Mei, 16.40 GMT+7 |
Tapi bukan cuma itu, lho. MENN juga punya berbagai layanan tambahan yang membuatnya semakin menarik. Mereka punya platform Mennconnect, layanan manajemen transportasi, manajemen gudang, hingga solusi multimode. Dengan pendekatan berbasis IoT dan teknologi mutakhir, MENN mencoba menyuguhkan layanan terintegrasi untuk berbagai kebutuhan logistik dan transportasi modern.
Aktivitas Pasar Saham MENN
Kalau kamu lihat aktivitas pasar Saham MENN terbaru per 9 Mei 2025, ada beberapa hal yang menarik. Harga sahamnya berada di level IDR 44, naik 2 persen dari hari sebelumnya. Volume perdagangan menyentuh angka 159.718 saham, dengan nilai transaksi sekitar IDR 700 juta. Artinya, meskipun volumenya belum sebesar saham-saham blue chip, ada pergerakan yang konsisten dan mulai diperhatikan pelaku pasar.

| Bulan | Harga Tertinggi | Harga Terendah | Harga Rata-rata | Volume Tertinggi |
|---|---|---|---|---|
| Januari 2025 | ~Rp 50,00 | ~Rp 35,00 | ~Rp 42,00 | ~10.000.000 |
| Februari 2025 | ~Rp 53,00 | ~Rp 32,00 | ~Rp 43,00 | ~1.000.000 |
| Maret–April 2025 | ~Rp 51,00 | ~Rp 40,00 | ~Rp 45,00 | ~500.000 |
Frekuensi transaksi mencapai 244 kali dalam sehari. Ini menunjukkan adanya minat dari investor ritel maupun institusi. Tapi yang perlu kamu perhatikan, EPS masih negatif dan PE Ratio berada di angka -152 kali. Ini berarti secara fundamental perusahaan masih mencatat kerugian, namun bukan berarti potensi pertumbuhannya tidak ada. Justru ini bisa jadi sinyal awal sebelum valuasi meningkat.
Investor Asing
Kalau kamu bertanya-tanya apakah investor asing sudah masuk ke saham ini, jawabannya belum terlalu signifikan. Hingga saat ini, kepemilikan asing di Saham MENN masih terbatas. Hal ini cukup wajar, mengingat MENN masih berada di tahap awal ekspansi dan belum masuk radar besar para investor luar negeri.

| Tanggal | Volume Beli / Jual | Keterangan |
|---|---|---|
| 14 Apr | +20.000 | Net beli besar |
| 15 Apr | +18.000 | Pembelian lanjutan |
| 16 Apr | +16.000 | Pembelian signifikan |
| 17 Apr | -1.000 | Penjualan kecil |
| 21 Apr | -45.000 | Penjualan besar |
| 22 Apr | -50.000 | Net jual berlanjut |
| 23 Apr | -52.000 | Tekanan jual tinggi |
| 30 Apr | -70.000 | Penurunan kuat |
| 5 Mei | -110.000 | Net jual ekstrem |
| 6 Mei | -60.000 | Tekanan jual lanjut |
Namun, ini juga jadi peluang buat kamu sebagai investor lokal. Karena sebelum asing masuk dan harga saham melambung tinggi, kamu bisa mulai mencicil kepemilikan sejak sekarang. Siapa tahu dalam beberapa tahun ke depan, saat bisnis mereka tumbuh dan mulai go international, harga sahamnya bisa melejit.
IPO Saham MENN
MENN resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 18 April 2023. Pada saat IPO, mereka menawarkan sebanyak 430.200.000 saham ke publik dengan harga penawaran sebesar IDR 78 per saham. Dana yang berhasil dikumpulkan dari proses ini mencapai sekitar IDR 33,5 miliar. Tidak buruk untuk perusahaan yang tergolong masih muda di sektor teknologi.
| Informasi IPO Saham | |
|---|---|
| IPO Date | 18 April 2023 |
| Saham Penawaran | 430.200.000 |
| Saham Pendiri | 1.003.800.000 |
| Total Saham Terdaftar | 1.434.000.000 |
| Persentase | 30,00% |
| Harga Penawaran | 78 IDR |
| Dana Terkumpul | 33.555.600.000 IDR |
| Biro Administrasi Efek | PT. Bima Registra |
| Penjamin Emisi Utama | PT. Indo Capital Sekuritas, PT. KGI Sekuritas Indonesia |
| Papan Pencatatan | Acceleration |
IPO ini dicatatkan di papan akselerasi, artinya MENN dianggap punya potensi pertumbuhan cepat meskipun masih kecil skalanya. Proses IPO-nya sendiri difasilitasi oleh dua perusahaan sekuritas, yaitu PT Indo Capital Sekuritas dan PT KGI Sekuritas Indonesia. Sementara itu, administrasi efek dikelola oleh PT Bima Registra.
Dividen
Buat kamu yang mengincar dividen, untuk saat ini Saham MENN belum memberikan dividen kepada para pemegang saham. Hal ini sebenarnya cukup umum terjadi di perusahaan teknologi yang sedang dalam masa ekspansi. Mereka biasanya lebih fokus pada reinvestasi keuntungan untuk mengembangkan produk dan memperluas pasar.
Tapi jangan buru-buru kecewa. Ketika perusahaan mulai mencetak keuntungan secara konsisten, peluang pembagian dividen akan terbuka lebar. Jadi, kalau kamu termasuk tipe investor jangka panjang, kamu bisa memasukkan saham ini ke dalam watchlist kamu.
Pemegang Saham
Sekarang, mari kita lihat siapa saja yang memegang saham MENN. Pemegang saham terbesar adalah Michael Halim Mulyanto yang memiliki 38 persen saham, diikuti oleh investor publik yang masing-masing di bawah 5 persen dengan total kepemilikan 33 persen. Nama lainnya yang cukup besar adalah Edrick Pramana dengan 20 persen dan Agus Mulyanto dengan 9 persen.
| Nama Pemegang Saham | Jumlah Saham | Modal Disetor | Persentase |
|---|---|---|---|
| Michael Halim Mulyanto | 552.090.000 (Saham) | 5.520.900.000 IDR | 38,00% |
| Public (each below 5%) | 473.152.006 (Saham) | 4.731.520.060 IDR | 33,00% |
| Edrick Pramana | 286.840.000 (Saham) | 2.868.400.000 IDR | 20,00% |
| Agus Mulyanto | 121.970.000 (Saham) | 1.219.700.000 IDR | 9,00% |
Dari struktur ini, terlihat bahwa saham MENN masih didominasi oleh pendiri dan keluarga, yang bisa menjadi indikasi bahwa mereka masih sangat terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan perusahaan. Ini biasanya jadi nilai tambah karena pemilik punya kepentingan langsung terhadap keberhasilan perusahaan.
Data Keuangan
Melihat data keuangan Saham MENN, performa mereka memang fluktuatif. Pada Q4 2024, penghasilan perusahaan sebesar 2.649 juta rupiah, namun masih mencatat kerugian bersih sebesar 414 juta. Ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang mengalami tekanan di sisi biaya atau investasi.
| Periode | Penghasilan | Keuntungan Bersih |
|---|---|---|
| Q4 – 2024 | 2.649 M | -414 M |
| Q3 – 2024 | 2.479 M | 447 M |
| Q2 – 2024 | 2.225 M | 464 M |
| Q1 – 2024 | 693 M | -84 M |
| Q4 – 2023 | 898 M | 236 M |
| Q3 – 2023 | 2.848 M | 680 M |
Namun, kabar baiknya, ada beberapa kuartal sebelumnya di mana perusahaan mencatatkan laba, seperti Q2 dan Q3 2024 yang masing-masing menghasilkan laba sebesar 464 juta dan 447 juta. Ini menunjukkan bahwa potensi profitabilitas itu ada, hanya saja mungkin masih belum stabil karena berbagai faktor eksternal maupun internal.
Penutup
Nah, sekarang kamu udah punya gambaran yang cukup lengkap tentang Saham MENN. Dari profil perusahaannya yang fokus pada solusi IoT, pergerakan pasar yang mulai aktif, hingga kondisi keuangannya yang sedang dalam proses pertumbuhan. Saham ini mungkin belum cocok buat kamu yang ingin hasil instan, tapi sangat menarik buat kamu yang percaya pada potensi jangka panjang di sektor teknologi.
Kalau kamu suka saham-saham dengan cerita pertumbuhan dan kemungkinan lonjakan di masa depan, MENN layak untuk masuk radar kamu. Seperti biasa, lakukan riset lebih lanjut sebelum membeli, dan sesuaikan dengan profil risiko kamu. Selamat berburu peluang di pasar modal!