Kamu lagi cari saham di sektor pembiayaan yang stabil tapi juga punya potensi pertumbuhan? Nah, Saham MFIN bisa jadi salah satu pilihan menarik buat kamu perhatikan. Meskipun namanya mungkin belum sepopuler saham-saham perbankan besar, tapi jangan salah, performanya cukup solid dan punya rekam jejak yang panjang.
Di artikel ini, kita akan membahas Saham MFIN dari berbagai sisi — mulai dari latar belakang perusahaan, aktivitas pasar, hingga siapa pemilik utamanya dan seperti apa performa keuangannya. Yuk kita ulas bareng-bareng!
Sekilas Tentang Saham MFIN
Saham MFIN adalah kode emiten dari PT Mandala Multifinance Tbk, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan konsumen. Berdiri pertama kali dengan nama PT Vidya Cipta Leasing Corporation pada tahun 1983, perusahaan ini mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1984. Beberapa kali berganti nama, akhirnya pada tahun 1997 perusahaan ini resmi menggunakan nama Mandala Multifinance seperti yang kita kenal sekarang.

| Harga Saat Ini | Rp 3.190,00 |
|---|---|
| Perubahan 1 Bulan | +85,62% (+Rp 1.471,44) |
| Tutup Sebelumnya | Rp 3.190,00 |
| Rentang Hari Ini | Rp 3.190,00 – Rp 3.230,00 |
| Rentang Tahun | Rp 735,44 – Rp 4.180,00 |
| Kapitalisasi Pasar | Rp 15,95 Triliun |
| Volume Rata-rata | 199,88 ribu |
| Rasio P/E | 30,64 |
| Hasil Dividen | 1,95% |
| Tanggal & Waktu | 9 Mei, 16.40 UTC+7 |
Fokus utama dari bisnis MFIN adalah pada pembiayaan motor, elektronik, furnitur, dan berbagai pembiayaan multiguna lainnya. Jadi, kalau kamu pernah beli motor dengan cicilan dari Mandala, ya, itulah salah satu aktivitas utamanya. Pada tahun 2005, MFIN melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) lewat penawaran saham perdana alias IPO, menandai tonggak penting dalam sejarah bisnisnya.
Aktivitas Pasar Terbaru
Dari sisi aktivitas pasar, Saham MFIN pada 9 Mei 2025 tercatat berada di harga IDR 3.190 per lembar. Meskipun hanya naik tipis sebesar 0,31% atau 10 poin dari pembukaan, pergerakan ini menunjukkan stabilitas yang cukup menarik, apalagi di tengah volatilitas pasar yang semakin dinamis. Volume transaksi tercatat sebanyak 50.200 saham dengan nilai transaksi mencapai IDR 200 juta, yang dieksekusi dalam 52 kali frekuensi perdagangan.

| Bulan | Harga Tertinggi | Harga Terendah | Harga Rata-rata | Volume Tertinggi |
|---|---|---|---|---|
| Februari 2025 | ~Rp 3.300 | ~Rp 2.800 | ~Rp 3.000 | ~30.000 |
| Maret 2025 | ~Rp 3.500 | ~Rp 2.900 | ~Rp 3.200 | ~25.000 |
| April 2025 | ~Rp 4.200 | ~Rp 3.000 | ~Rp 3.600 | ~400.000 |
Harga tertinggi yang sempat disentuh hari itu adalah IDR 3.230, sedangkan yang terendah IDR 3.190. Kalau kamu tertarik melihat indikator valuasi, MFIN memiliki EPS sebesar IDR 62 dengan rasio price-to-earnings (PE Ratio) sebesar 51 kali. Kapitalisasi pasarnya menyentuh angka fantastis yakni IDR 18,3 triliun, menjadikannya peringkat 1 dari 16 perusahaan di sektor industrinya!
Investor Asing
Menariknya, MFIN juga menarik perhatian investor asing. Hal ini terlihat dari konsistensi kepemilikan asing yang mendominasi saham ini. MUFG Bank, Ltd, sebuah institusi keuangan raksasa asal Jepang, tercatat memegang hampir 90% saham perusahaan ini. Fakta ini bisa kamu jadikan sinyal positif — artinya ada kepercayaan besar dari investor internasional terhadap kinerja dan potensi pertumbuhan MFIN.

| Tanggal | Volume Beli / Jual | Keterangan |
|---|---|---|
| 25 Apr | -26.000 | Penjualan sangat besar |
| 28 Apr | -25.000 | Net jual tinggi |
| 29 Apr | +16.000 | Pembelian signifikan |
| 30 Apr | -10.000 | Net jual kembali |
| 2 Mei | +14.000 | Pembelian besar |
| 5 Mei | -3.000 | Penjualan ringan |
| 6 Mei | -7.000 | Net jual sedang |
| 7 Mei | -6.000 | Net jual |
| 8 Mei | -13.000 | Penjualan meningkat |
| 9 Mei | -4.000 | Net jual ringan |
Investasi asing yang kuat juga seringkali menjadi penopang harga saham di tengah ketidakpastian pasar lokal. Jadi, buat kamu yang cari saham dengan stabilitas lebih tinggi karena dukungan pemegang saham besar, Saham MFIN adalah opsi yang layak dilirik.
Perjalanan IPO
Perusahaan ini resmi melantai di bursa pada tanggal 6 September 2005. Saat IPO, MFIN menawarkan 325 juta lembar saham ke publik dari total saham terdaftar sebesar 1,325 miliar lembar. Jadi, sekitar 24,53% sahamnya dilepas ke publik. Harga penawaran awal saat itu hanya IDR 195 per lembar. Bisa kamu bayangkan betapa besar kenaikannya sekarang setelah hampir dua dekade berlalu?
| Informasi IPO Saham | |
|---|---|
| IPO Date | 6 September 2005 |
| Saham Penawaran | 325.000.000 |
| Saham Pendiri | 1.000.000.000 |
| Total Saham Terdaftar | 1.325.000.000 |
| Persentase | 24,53% |
| Harga Penawaran | 195 IDR |
| Dana Terkumpul | 63.375.000.000 IDR |
| Biro Administrasi Efek | PT. Sinartama Gunita |
| Penjamin Emisi Utama | PT. Andalan Artha Advisindo Sekuritas |
| Papan Pencatatan | Development |
Dana yang berhasil dikumpulkan dari IPO ini mencapai IDR 63,375 miliar, dengan PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas sebagai penjamin emisi utamanya. Saham ini masuk ke papan pengembangan BEI, yang biasanya diisi oleh perusahaan dengan potensi pertumbuhan yang tinggi.
Dividen yang Menggoda
Salah satu alasan kenapa investor suka dengan Saham MFIN adalah karena konsistensinya dalam membagikan dividen. Pada tahun buku 2024 saja, MFIN membagikan dividen sebesar IDR 116 per saham yang akan dibayarkan pada 22 Mei 2025. Ini meningkat dari tahun 2022 yang hanya IDR 100 per saham, dan tahun 2021 sebesar IDR 73 per saham.
| Tahun Buku | Dividend per Lembar | Tanggal Pembayaran | Jenis |
|---|---|---|---|
| 2024 | 116,00 IDR | 22 Mei 2025 | Final |
| 2022 | 100,00 IDR | 19 Mei 2023 | Final |
| 2021 | 73,00 IDR | 12 Mei 2022 | Final |
Dividen yang terus meningkat menunjukkan bahwa perusahaan ini memiliki kinerja keuangan yang membaik, serta punya kebijakan perusahaan yang berpihak pada pemegang saham. Jadi buat kamu yang mencari passive income lewat dividen, MFIN bisa masuk dalam watchlist-mu.
Siapa Saja Pemegang Saham MFIN?
Kalau bicara soal pemegang saham utama, MUFG Bank, Ltd menguasai porsi terbesar dengan 2,389 miliar saham atau sekitar 89,26%. Disusul oleh PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk yang memegang sekitar 10%. Sisanya dimiliki oleh publik dengan porsi kecil di bawah 1%.
| Pemegang Saham (Pembaharuan Terakhir: 31 Des 2024) | |||
|---|---|---|---|
| Nama Pemegang Saham | Jumlah Saham | Modal Disetor | Persentase |
| MUFG Bank, Ltd | 2.389.384.969 (Saham) | 119.469.248.450 IDR | 89,26% |
| PT. Adira Dinamika Multi Finance Tbk | 267.703.000 (Saham) | 13.385.150.000 IDR | 10,00% |
| Public (each below 5%) | 19.799.903 (Saham) | 989.995.150 IDR | 0,74% |
Komposisi kepemilikan ini cukup menarik, karena dua institusi besar memegang hampir seluruh saham. Ini bisa menjadi pertanda stabilitas dalam manajemen dan pengambilan keputusan strategis perusahaan, karena adanya kontrol dan pengawasan dari pemegang saham institusional.
Kinerja Keuangan MFIN Tahun 2024
Nah, sekarang kita masuk ke bagian yang paling disorot oleh para analis: laporan keuangan. Sepanjang tahun 2024, pendapatan MFIN menunjukkan tren naik. Di kuartal IV 2024 saja, penghasilannya mencapai IDR 602,741 miliar dengan laba bersih IDR 165,694 miliar. Ini jauh lebih tinggi dibandingkan Q3 yang mencatatkan laba hanya IDR 45,786 miliar dari penghasilan IDR 573,918 miliar.
| Periode | Penghasilan | Keuntungan Bersih |
|---|---|---|
| Q4 – 2024 | 602.741 M | 165.694 M |
| Q3 – 2024 | 573.918 M | 45.786 M |
| Q2 – 2024 | 564.163 M | 212.750 M |
| Q1 – 2024 | 526.006 M | 91.434 M |
| Q4 – 2023 | 532.468 M | 58.405 M |
| Q3 – 2023 | 531.513 M | 122.959 M |
Kalau dilihat sepanjang empat kuartal di 2024, kamu bisa lihat fluktuasi yang cukup tajam di angka laba bersih, tapi secara keseluruhan tren pendapatan mengalami kenaikan. Artinya, meskipun ada tantangan operasional, MFIN tetap mampu mencetak keuntungan signifikan. Buat kamu yang suka menganalisis fundamental, ini tentu jadi poin plus.
Penutup
Jadi, bagaimana menurut kamu setelah mengenal lebih dalam tentang Saham MFIN? Dari latar belakang bisnis yang mapan, dukungan investor asing, hingga konsistensi membagikan dividen, saham ini punya banyak hal menarik untuk dipertimbangkan. Apalagi dengan kapitalisasi pasar yang menempati peringkat pertama di sektornya, tentu ada potensi pertumbuhan yang bisa kamu eksplorasi.
Namun seperti biasa, keputusan investasi tetap ada di tangan kamu. Selalu lakukan riset mendalam, sesuaikan dengan tujuan keuangan dan profil risiko kamu sendiri. Semoga artikel ini bisa jadi bahan pertimbangan buat kamu dalam menjelajahi dunia saham!