Dalam dunia investasi, saham perusahaan ritel sering menjadi pilihan menarik bagi para investor. Salah satu emiten yang patut diperhatikan adalah PT Midi Utama Indonesia Tbk, dengan kode saham MIDI. Perusahaan ini dikenal luas melalui jaringan minimarket Alfamidi yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai saham MIDI, mulai dari profil perusahaan, kinerja keuangan, hingga prospek investasi ke depannya.

Sekilas Tentang Saham MIDI

PT Midi Utama Indonesia Tbk didirikan pada Juli 2007 dengan nama PT Midimart Utama dan berganti nama pada tahun 2008. Perusahaan ini bergerak dalam bidang perdagangan umum, termasuk ritel dan minimarket. Toko Alfamidi pertama dibuka di Jalan Garuda, Jakarta Pusat, dan saat ini perusahaan mengelola lebih dari 1.800 toko Alfamidi, 11 Alfamidi Super, dan 37 toko Lawson di wilayah Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Alfamidi Super merupakan merek supermarket, sedangkan Lawson menyediakan produk impor untuk pasar kelas menengah ke atas. Kantor pusat perusahaan berlokasi di Gedung Alfa Tower lantai 12 Kav. 7-9, Alam Sutera, Tangerang.

Saham MIDI

 

Informasi Saham PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI)
Harga Saham Saat Ini Rp420,00
Perubahan 1 Bulan +30,43% (Rp +98,00)
Penutupan Sebelumnya Rp400,00
Rentang Hari Rp394,00 – Rp424,00
Rentang Tahun Rp272,00 – Rp482,00
Kapitalisasi Pasar Rp13,98 Triliun
Volume Rata-rata 13,37 juta
Rasio P/E 25,70
Hasil Dividen 1,11%

Sebagai bagian dari Grup Alfaria, MIDI memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan konsumen Indonesia melalui jaringan ritelnya yang luas. Dengan strategi ekspansi yang agresif dan fokus pada pelayanan pelanggan, perusahaan ini terus berkembang dan memperkuat posisinya di pasar ritel nasional.

Aktivitas Pasar Saham MIDI

Per 6 Mei 2025, saham MIDI diperdagangkan pada harga IDR 420, mengalami kenaikan sebesar 5% dari harga pembukaan IDR 400. Harga tertinggi yang dicapai adalah IDR 424, sementara harga terendah berada di IDR 394. Volume perdagangan mencapai 422.348 saham dengan nilai transaksi sebesar IDR 17,6 miliar dan frekuensi 1.897 kali. Dengan EPS sebesar IDR 2 dan PE Ratio 176 kali, kapitalisasi pasar MIDI mencapai IDR 13,3 triliun, menempatkannya pada peringkat ke-2 dari 13 dalam industri terkait dan ke-119 dari 955 di semua perusahaan.

Saham MIDI

 

Pergerakan Saham MIDI (3 Bulan Terakhir)
Periode Februari – April 2025
Harga Tertinggi ± Rp460,00 (akhir April)
Harga Terendah ± Rp290,00 (Maret 2025)
Tren Umum Turun sejak Januari hingga Maret, rebound kuat sejak awal April
Volume Tertinggi ± 5.000.000 lembar (Januari 2025)
Kesimpulan Saham menunjukkan pemulihan solid; volume rendah namun tren harga menguat

Aktivitas pasar yang dinamis mencerminkan minat investor terhadap saham MIDI. Kinerja harga saham yang positif menunjukkan kepercayaan pasar terhadap prospek perusahaan di sektor ritel yang kompetitif.

Investor Asing

Keterlibatan investor asing dalam saham MIDI menunjukkan kepercayaan terhadap prospek pertumbuhan perusahaan. Meskipun data spesifik mengenai kepemilikan asing tidak tersedia, minat dari investor internasional dapat menjadi indikator positif bagi kinerja saham di pasar global.

Saham MIDI

 

Aktivitas Investor Asing – Saham MIDI (April–Mei 2025)
Tanggal Volume Saham Aktivitas
April 21 -500.000 Jual asing
April 22 -1.000.000 Jual asing
April 23 -2.000.000 Jual asing besar
April 24 -5.500.000 Tekanan jual asing sangat besar
April 25 -3.000.000 Jual asing
April 28 -2.000.000 Jual asing
April 29 -2.000.000 Jual asing
April 30 +1.000.000 Beli asing
Mei 2 -6.000.000 Jual asing besar
Mei 5 +1.500.000 Beli asing

Partisipasi investor asing juga dapat meningkatkan likuiditas saham dan memberikan akses perusahaan ke sumber pendanaan internasional, yang penting untuk ekspansi dan pengembangan bisnis lebih lanjut.

Penawaran Umum Perdana (IPO)

PT Midi Utama Indonesia Tbk melaksanakan IPO pada 30 November 2010, dengan menawarkan 432.353.000 saham kepada publik dari total 2.882.353.000 saham terdaftar, setara dengan 15% kepemilikan. Harga penawaran ditetapkan sebesar IDR 275 per saham, menghasilkan dana sebesar IDR 118,9 miliar. PT Indo Premier Securities bertindak sebagai penjamin emisi utama, dan saham perusahaan dicatatkan pada papan pengembangan Bursa Efek Indonesia.

Informasi IPO Saham
IPO Date 30 November 2010
Saham Penawaran 432.353.000
Saham Pendiri 2.450.000.000
Total Saham Terdaftar 2.882.353.000
Persentase 15,00%
Harga Penawaran Rp275
Dana Terkumpul Rp118.897.075.000
Biro Administrasi Efek PT. Adimitra Transferindo
Penjamin Emisi Utama PT. Indo Premier Securities
Papan Pencatatan Development

Langkah IPO ini memungkinkan MIDI untuk memperoleh dana tambahan guna mendukung ekspansi jaringan ritelnya dan memperkuat posisi di pasar domestik.

Dividen

MIDI memiliki kebijakan pembagian dividen yang konsisten. Untuk tahun buku 2023, perusahaan membagikan dividen final sebesar IDR 4,65 per saham pada 13 Juni 2024. Pada tahun sebelumnya, dividen yang dibagikan adalah IDR 4,16 per saham pada 21 Juni 2023, dan IDR 28,65 per saham pada 24 Juni 2022.

Tahun Buku Dividend per Lembar Tanggal Pembayaran Jenis
2023 Rp4,65 13 Jun 2024 Final
2022 Rp4,16 21 Jun 2023 Final
2021 Rp28,65 24 Jun 2022 Final

Kebijakan dividen ini mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham dan menunjukkan kinerja keuangan yang stabil.

Pemegang Saham

Per 30 September 2024, struktur kepemilikan saham MIDI adalah sebagai berikut:

Pemegang Saham
Pembaharuan Terakhir: 30 Sep 2024

Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Modal Disetor Persentase
PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk 25.775.473.000 Rp257.754.730.000 77,09%
Public (each below 5%) 7.435.361.800 Rp74.353.618.000 22,24%
Rullyanto 142.100.000 Rp1.421.000.000 0,42%
Maria Theresia Velina Yulianti 75.400.000 Rp754.000.000 0,23%
Endang Mawarti 6.960.000 Rp69.600.000 0,02%

Kepemilikan mayoritas oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk menunjukkan integrasi strategis dalam Grup Alfaria, yang dapat memberikan sinergi operasional dan keuangan bagi MIDI.

Kinerja Keuangan

Pada tahun 2024, MIDI mencatatkan pendapatan sebesar IDR 5,2 triliun pada kuartal keempat, dengan laba bersih sebesar IDR 79,6 miliar. Secara keseluruhan, laba bersih tahun 2024 mencapai IDR 546,4 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sebesar IDR 516,7 miliar. Laba bersih per saham setara dengan IDR 16,36.

Periode Penghasilan Keuntungan Bersih
Q4 – 2024 5.201.683 M 79.563 M
Q3 – 2024 4.902.125 M 142.143 M
Q2 – 2024 4.990.749 M 166.136 M
Q1 – 2024 4.793.534 M 158.565 M
Q4 – 2023 4.427.109 M 126.145 M
Q3 – 2023 4.276.015 M 131.256 M

Pertumbuhan kinerja keuangan ini mencerminkan efektivitas strategi bisnis perusahaan dalam menghadapi tantangan pasar dan meningkatkan efisiensi operasional.

Penutup

Saham MIDI menawarkan peluang investasi yang menarik di sektor ritel Indonesia. Dengan jaringan toko yang luas, kinerja keuangan yang solid, dan kebijakan dividen yang konsisten, MIDI menunjukkan prospek pertumbuhan yang positif. Bagi investor yang mencari eksposur di sektor ritel, saham MIDI layak untuk dipertimbangkan dalam portofolio investasi.

Namun, seperti halnya investasi lainnya, penting untuk melakukan analisis menyeluruh dan mempertimbangkan faktor risiko sebelum mengambil keputusan investasi. Dengan informasi yang tepat dan strategi yang matang, investasi di saham MIDI dapat memberikan hasil yang menguntungkan.

Categorized in:

Saham,