Kamu lagi cari-cari saham di sektor telekomunikasi yang punya prospek cerah? Nah, mungkin kamu harus melirik Saham MORA. Di tengah pesatnya kebutuhan akan konektivitas dan layanan digital, MORA jadi salah satu pemain utama yang patut diperhitungkan. Tapi sebelum kamu buru-buru masuk ke pasar, ada baiknya kita kenalan dulu lebih dalam dengan Saham MORA. Yuk, simak bareng-bareng supaya kamu nggak salah langkah dalam berinvestasi!
Sekilas Tentang Saham MORA
PT Mora Telematika Indonesia Tbk, atau yang lebih dikenal dengan MORA, bukanlah pemain baru di dunia telekomunikasi. Perusahaan ini sudah memulai langkahnya sejak tahun 2000 sebagai penyedia layanan internet dan kartu telepon. Namun, seiring berkembangnya zaman, MORA bertransformasi menjadi penyedia infrastruktur telekomunikasi sejak 2007 dengan fokus utama pada jaringan kabel serat optik.
Data Saham Mora Telematika Indonesia:
Item | Data |
---|---|
Harga Saham Saat Ini | Rp 438,00 |
Perubahan 1 Bulan | +8,96% (+36,00) |
Tutup Sebelumnya | Rp 436,00 |
Rentang Hari | Rp 438,00 – Rp 448,00 |
Rentang Tahun | Rp 290,00 – Rp 565,00 |
Kapitalisasi Pasar | 10,36 T IDR |
Volume Rata-rata | 122,74 rb |
Rasio P/E | 42,19 |
Hasil Dividen | – |
Bursa Utama | IDX |
MORA juga nggak main-main dalam mengembangkan jaringannya. Mereka membangun kabel bawah laut internasional yang menghubungkan Jakarta, Singapura, dan Malaka. Selain itu, MORA menawarkan layanan konektivitas, internet, data center hingga solusi untuk perusahaan dan pemerintah. Jadi, bisa dibilang, di balik kebutuhan internet yang kamu pakai sehari-hari, ada peran besar dari perusahaan ini.
Aktivitas Pasar Saham MORA
Kalau kamu penasaran gimana gerak-gerik Saham MORA di pasar, datanya cukup menarik nih. Pada tanggal 24 April 2025, harga sahamnya berada di level IDR 438, naik tipis 0,46 persen. Walaupun pergerakannya nggak terlalu agresif, tapi stabilitas ini justru jadi daya tarik tersendiri buat investor yang cari saham dengan risiko moderat.
Aktivitas Pasar Saham MORA (3 Bulan Terakhir):
Item | Data |
---|---|
Periode | 3 Bulan Terakhir |
Harga Tertinggi | ± Rp 470 |
Harga Terendah | ± Rp 320 |
Harga Saat Ini | ± Rp 440 |
Volume Tertinggi | ± 100.000 |
Volume Rata-rata | ± 20.000 |
Trend Umum | Fluktuatif dengan kecenderungan naik di akhir periode |
Dengan volume transaksi sebanyak 54 lot dan nilai transaksi mencapai lebih dari 23 miliar rupiah, jelas terlihat bahwa Saham MORA tetap punya tempat di hati para pelaku pasar. Apalagi dengan kapitalisasi pasar mencapai lebih dari 10 triliun rupiah, MORA berhasil nangkring di peringkat 2 dari 8 di industrinya. Jadi, untuk ukuran perusahaan telekomunikasi, MORA bukan sembarang pemain.
Investor Asing di Saham MORA
Bicara soal investor asing, mereka juga nggak mau ketinggalan buat melirik Saham MORA. Kehadiran investor asing biasanya jadi sinyal positif karena menunjukkan kepercayaan global terhadap fundamental perusahaan. Meskipun data spesifik tentang porsi kepemilikan asing nggak selalu diumbar ke publik, tapi aktivitas mereka cukup terasa dalam volume transaksi harian.
Aktivitas Investor Asing – Saham MORA:
Tanggal | Volume Saham | Keterangan |
---|---|---|
8 April | +5.500 | Beli |
9 April | +3.000 | Beli |
10 April | +2.000 | Beli |
11 April | -2.500 | Jual |
14 April | +2.500 | Beli |
16 April | +1.000 | Beli |
21 April | +6.500 | Beli |
22 April | +1.000 | Beli |
23 April | -1.000 | Jual |
Investor asing cenderung masuk ke saham-saham yang punya prospek jangka panjang, dan MORA termasuk di dalamnya. Jadi, kalau kamu lihat ada pergerakan asing di saham ini, itu bisa jadi pertimbangan tambahan buat kamu dalam mengambil keputusan investasi.
Perjalanan IPO Saham MORA
MORA resmi melantai di Bursa Efek Indonesia pada 8 Agustus 2022. Waktu itu, mereka menawarkan 2,5 miliar lembar saham ke publik dengan harga penawaran di angka IDR 396 per saham. Dari IPO ini, MORA berhasil mengumpulkan dana lebih dari 1 triliun rupiah. Cukup fantastis, kan?
Informasi IPO Saham:
Item | Detail |
---|---|
Tanggal IPO | 8 Agustus 2022 |
Jumlah Saham Penawaran | 2.525.464.300 |
Jumlah Saham Pendiri | 21.121.204.391 |
Total Saham Terdaftar | 23.646.668.691 |
Persentase Penawaran | 10,68% |
Harga Penawaran | IDR 396 |
Dana Terkumpul | IDR 1.000.083.862.800 |
Biro Administrasi Efek | PT. Sinartama Gunita |
Penjamin Emisi Utama | PT. Sucor Sekuritas, PT. BNI Sekuritas |
Papan Pencatatan | Main |
Dengan hanya melepas sekitar 10,68 persen saham ke publik, artinya sebagian besar saham MORA masih dikuasai oleh para pendiri. Hal ini biasanya menunjukkan bahwa manajemen masih sangat terlibat dalam perkembangan perusahaan. Ditambah lagi, proses IPO-nya didukung oleh penjamin emisi ternama seperti PT Sucor Sekuritas dan PT BNI Sekuritas, jadi kepercayaan pasar pun cukup tinggi saat itu.
Dividen Saham MORA
Buat kamu yang berburu dividen, penting banget untuk tahu kebijakan dividen dari suatu perusahaan. MORA sendiri sebagai perusahaan telekomunikasi dengan infrastruktur solid, punya potensi untuk rutin membagikan dividen ke depannya. Biasanya, perusahaan di sektor ini mulai berbagi keuntungan saat cash flow mereka sudah stabil.
Walaupun pembagian dividen MORA mungkin belum sebesar perusahaan blue chip lainnya, tapi dengan pertumbuhan bisnis yang terus berkembang, bukan nggak mungkin dividen Saham MORA bakal semakin menarik di masa depan. Jadi, buat kamu yang suka cuan tahunan dari dividen, Saham MORA layak dipantau terus.
Pemegang Saham Utama MORA
Kalau ngomongin siapa aja yang punya saham terbesar di MORA, ada tiga nama besar yang mendominasi. PT Candrakarya Multikreasi memegang sekitar 40,83 persen saham, disusul oleh PT Gema Lintas Benua dengan 30,17 persen, dan PT Smart Telecom sebesar 18,32 persen. Sementara itu, masyarakat atau publik hanya memegang sekitar 10,68 persen saham.
Pemegang Saham (Per 30 September 2024):
Nama Pemegang Saham | Jumlah Saham | Modal Disetor | Persentase Kepemilikan |
---|---|---|---|
PT Candrakarya Multikreasi | 9.653.884.260 Saham | IDR 965.388.426.000 | 40,83% |
PT Gema Lintas Benua | 7.135.484.421 Saham | IDR 713.548.442.100 | 30,17% |
PT Smart Telecom | 4.331.835.710 Saham | IDR 433.183.571.000 | 18,32% |
Public (masing-masing < 5%) | 2.525.464.300 Saham | IDR 252.546.430.000 | 10,68% |
Komposisi kepemilikan seperti ini menunjukkan bahwa perusahaan masih sangat dikendalikan oleh pihak internal. Buat kamu sebagai investor retail, ini penting karena biasanya perusahaan dengan kepemilikan mayoritas seperti ini lebih fokus pada pertumbuhan jangka panjang dibanding sekadar mengejar keuntungan jangka pendek.
Kinerja Keuangan Saham MORA
Nah, sekarang kita intip bagaimana performa keuangan MORA sepanjang 2024. Di kuartal terakhir 2024, MORA mencatat pendapatan sebesar 984 miliar rupiah dengan laba bersih 42 miliar rupiah. Walaupun sempat mencatat kerugian di kuartal ketiga, yaitu minus 159 miliar rupiah, secara keseluruhan MORA menunjukkan pemulihan yang cukup baik di akhir tahun.
Laporan Keuangan Kuartalan:
Periode | Penghasilan | Keuntungan Bersih |
---|---|---|
Q4 – 2024 | 984.832 M | 42.777 M |
Q3 – 2024 | 841.622 M | -159.256 M |
Q2 – 2024 | 1.042.361 M | 162.793 M |
Q1 – 2024 | 1.109.373 M | 199.157 M |
Q4 – 2023 | 961.614 M | 75.578 M |
Q3 – 2023 | 1.020.244 M | 136.472 M |
Fluktuasi ini sebenarnya wajar untuk perusahaan yang terus melakukan ekspansi besar-besaran. Tapi yang menarik, di beberapa kuartal lainnya, MORA mampu mencatat laba bersih yang signifikan, seperti di Q1 dan Q2 2024. Ini menunjukkan bahwa manajemen MORA cukup piawai dalam mengelola bisnis meskipun menghadapi tantangan pasar.
Penutup
Jadi, gimana menurut kamu setelah kenalan lebih jauh dengan Saham MORA? Dengan latar belakang sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang solid, pergerakan pasar yang stabil, dan kinerja keuangan yang cukup menjanjikan, MORA punya potensi besar untuk menjadi salah satu saham favorit di sektor ini.
Namun, seperti biasa, sebelum kamu memutuskan untuk membeli Saham MORA, pastikan kamu sudah melakukan analisis sendiri dan memahami profil risiko kamu. Ingat, investasi itu bukan soal ikut-ikutan, tapi soal strategi dan perhitungan matang. Semoga artikel ini bisa jadi referensi buat kamu yang lagi cari peluang baru di dunia saham. Selamat berinvestasi dan tetap cuan, ya!